Umumnya datang dari anak-anak maupun masyarakat umum, respon positif juga datang
dari anggota penyusun kurikulum SD untuk menguatkan lokal bahasa Inggris
propinsi Kalimantan Barat Bapak Sudharsono Ph.D. Pada prinsipnya belajar bahasa
Inggris untuk anak-anak adalah tentu harus yang memberikan sebuah motivasi
permainan dan juga memberikan satu gerakan intelektual dia atau kreativitas dia,
sehingga terjadi sebuah mekanisme didalam anak itu sendiri bahwa dia itu belajar
tidak hanya mengandalakan kognitifnya, tetapi dia juga harus bisa menjalankan
semua aktifitas kehidupan dia, misalnya, dia harus bisa menikmati belajar itu
sendiri. Dia juga harus bisa melakukannya, dia harus bisa juga berinteraksi
secara positif sehingga dia bisa memecahakn masalah-masalah yang di hadapi
sekaligus dia akan bisa menambah pengetahuan-pengetahuan yang baru. Nah, Kalau
kita bisa membentuk sebuah pembelajaran bahasa Inggris kepada anak yang bisa
menghantarkan hal-hal seperti ini maka anak akan tertantang semua anak akan
terpacu untuk bisa meningkatkan daya belajar mereka. Tetapi kita bisa
membayangkan kalau seandainya belajar bahasa Inggris itu hanya satu arah yaitu
hanya diberi pelajaran terus-menerus supaya anak hanya menghafalkan dan
sebagainya. maka anak tentu pada titik tertentu akan mengalami suatu kebosanan.
Nah, untuk itu maka
kita harus banyak variasi-variasinya dalam memberikan sebuah proses pembelajaran
ini, pertama anak juga harus bisa didekatkan dengan dunia dia. Dunia ini adalah
dunia yang kongkrit sehingga kita dalam memberikan pelajaran itu kita akan bisa
dimunculkan dengan benda-benda yang nyata misal pohon dikebun atau di halaman
atau juga bisa divisualisasikan dalam bentuk kalau bisa tiga dimensi sehingga
itu akan merupakan suatu perwujudan pohon yang betul-betul sehingga dia bisa
menikmati bahwa dia itu dalam suasana yang nyata. Tapi kalau kita mempunyai
sebuah program yang cukup bagus bisa melibatkan dari semua aspek kejiwaan,
fisiknya dan aspek-aspek yang lain maka anak itu bisa berhari-hari di depan
komputer atau didepan vcd atau di depan fasilitas-fasilitas yang bisa memberikan
yang dia perlukan. Nah, dengan demikian kalau misalnya anak itu belajar dengan
menggunakan video dia bisa dari pagi sampai sore dia akan tetap didepan situ
dengan berbagai aktivitasnya secara interaktif dan itu dia akan bisa
mendapatkannya tanpa dia menyadari bahwa ia sedang belajar.
Nah, konsep belajar
bagi anak tentunya dalam belajar bahasa ini harus dilakukanagar anak tidak
terlalu dibebani bahwa dia sedang belajar. tetapi dia dibiarkan seperti bermain,
dia dibiarkan seperti dia menikmati sebuah film tetapi diakhir dia akan
mendapatkan ilmunya itu tanpa dia merasa bahwa dia itu sedang dalam proses
belajar. Nah, kalau situasi seperti ini bisa diberikan kepada anak, tentu ini
akan bermaksud pada proses sebuah pembelajaran yang tanpa membebani diri dia
dengan demikian efektifitas belajar jadi cukup tinggi. Sehingga anak itu tanpa
susah payah orang tua dan sebagainya itu akan bisa menghantarkan anak pada satu
titik keberhasilan belajar. Nah, Proses ini disebut dalam teori bahasa adalah
Language acquisition. language acquisition adalah sebuah proses pembelajaran
yang tanpa harus dibebani bahwa anak kalau belajar bahasa Ini,itu akan oh...saya
salah, oh...saya benar, jadi bukan pada masalah aspek itu. tetapi aspeknya
adalah oh pada interaksi ini saya bisa melakukannya tanpa harus memikirkan
masalah salah atau benar. Tetapi karena contoh-contoh yang ada dalam program
yang dia tonton yang dia lakukan adalah benar, maka secara otomatis dia akan
menirukannyapun. Dengan menirukan hal-hal yang benar, oleh karena itu, misalnya
ada satu film. Film yang bercerita tentang dunia anak, anak barangkali senang
dengan animasi, anak itu senang dengan dunia sekitarnya, dan sebagainya. Begitu
dia tontonkan program itu, anak itu akan nongkrong dengan begitu manisnya,
dengan begitu efektif, perhatian sehingga tanpa disadari dia sudah menguasainya
dengan baik. Begitu juga anak yang mempunyai sifat coba-coba dia tidak akan bisa
menikmati sebuah program kalau tangan dia juga tidak ikut bergerak. maka tangan
dia juga harus diikutsertakan dalam sebuah proses pembelajaran yaitu dia klik
mouse kesini, dia bisa klik tombol ke sana dan sebagainya. Sehingga dia juga
ada sebuah aktifitas motoric yang dia juga bisa akan bisa menikmati program itu
sendiri.
Selanjutnya juga
aktivitas berbicara juga anak pada titik tertentu dia ingin mengekspresikan apa
yang ada pada diri dia. Dia tidak akan bisa melakukan sesuatu harus selalu hanya
mendengarkan, tetapi suatu ketika dia juga harus dapat mengekspresikannya. oleh
karena itu, sebuah program belajar bahasa Inggris yang baik, tentu juga harus
bisa menyediakan fasilitas interaktif. Dengan proses interaktif ini, maka akan
bisa terjadi komunikasi 2 arah, atau bahkan 3 arah yang bisa membuat anak itu
merasa hidup, merasa diperlakukan adil dalam sebuah proses pembelajaran. Nah,
Program-program yang bisa memberikan seperti itu tentu banyak. Nah, tetapi ada
satu program yang barangkali cukup bisa memberikan harapan buat kita untuk
memberikan anak belajar menjadi lebih menikmati lagi adalah pada program i-tutor
education. Disini anak bisa bisa melihat pembelajarannya melalui
film, bisa melalui animasi dalam pengembangan vocabulary atau juga reading yang
terbimbing atau guided reading, atau juga grammar yang juga diprogramkan
sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah interaksi yang cukup menarik bagi anak
dan program itu sendiri dan juga ada hal-hal yang lain. Dan tentu tidak kalah
pentingnya adalah sebuah proses assessment atau yang disebut dengan sebuah
pengukuran kemampuan, apakah anak itu ketika sudah belajar sudah sampai dimana,
penguasaannya seperti apa, maka diprogram ini disediakan yang disebut dengan
test.
i-tutor.net TEMPAT PENYELENGGARAAN
"OLIMPIADE SAINS"
12,5 juta orang di Indonesia
mempunyai IQ diatas 120
"Berdasarkan statistik yang
dikeluarkan psikolo Amerika Serikat, secara rata-rata 5% dari populasi mempunyai
IQ diatas 120. Mereka berbakat menjadi Manager atau Profesor. Ini berarti ada
sekitar 12,5 juta orang di Indonesia yang mempunyai IQ yang dapat digolongkan
superior ini. Mungkin salah satunya adalah anak anda, adik anda, kakak anda,
atau keponakan anda. mereka butuh penanganan yang baik untuk dipoles menjadi
orang yang berguna bagi kita. Sejak dini mereka perlu diperkenalkan dengan
sains.
Banyak cara untuk
memperkenalkan sains, misalnya dengan memberikan buku-buku atau majalah yang
bernuansa sains seperti majalah Kuark, melakukan eksperimen-eksperimen sains
sederhana atupun melatih kemampuan berpikir dengan menjawab
pertanyaan-pertanyaan sains. Sama seperti jasmani kita perlu makanan bergizq,
otak kita memerlukan sekali makanan bergizi berupa ilmu pengetahuan yang benar,
asik, dan menyenangkan.
"Kuark merupakan
komik sains yang sarat dengan ilmu pengetahuan. dibawah bimbingan 3 profesor,
yaitu Prof. Yohanes Surya, Ph.D, DR. Fawzia Aswin Hadis,psi, Prof. DR.
Soegijanto Padmo, Msc. Produk komik Kuark tersebut dengan mudah akan didapat
pada setiap cabang i-tutor.net. Tidak hanya itu, i-tutor.net akan menjadi tempat
penyelenggaraan "Olimpiade Sains Kuark" yang mana merupakan ajang kompetisi
Sains tingkat Sekolah Dasar berskala Nasional, Jelas Sofian Tjandera Ph.D sang
pencipta Sistem Single Level Multiple Benefit yang diterapkan pada i-tutor.net.